Pada hari sabtu, saya menghadiri sebuah acara di daerah TB Simatupang. Di sana bertemu dengan teman-teman lama pada saat masih sama-sama sekolah, untuk sedikit bermasa lalu. Acara tersebut 'cukup' menyenangkan..... walaupun kata 'cukup' itu bisa berarti lebih atau kurang. Saya dan teman-teman sebenarnya tidak begitu peduli dengan acara yang berlangsung, karena kita semua sibuk dengan saling mengobrol satu sama lain sambil menanyakan di mana teman-teman yang lainnya.
Setelah acara selesai, kita semua kembali ke tempat masing-masing atau ada yang masih melanjutkan ke acara di tempat yang lain. Dan saya sendiri, setelah acara tersebut, mungkin bisa di bilang pulang paling terakhir. Saya berangkat dari tempat itu, sekitar jam 5 sore. Karena saya tidak membawa kendaraan, saya memilih untuk menggunakan kendaraan umum. Namun untuk perjalanan menuju rumah, mesti melalui terminal terlebih dahulu dan melanjutkan dengan angkot berikutnya.
Namun, entah kenapa, saya mengurungkan niat itu. Saya berjalan kaki yang awalnya untuk sampai ke jalan utama dan melanjutkan perjalanan menggunakan metro mini jurusan Blok M - Lebak Bulus. Tapi, di perempatan, kaki saya melanjutkan perjalanan dengan menyeberang jalan utama tersebut dan masuk ke jl. niaga hijau raya Pondok Indah. Saya hanya mengikuti langkah kaki tanpa tahu tujuan akan kemana.
Selama perjalanan itu, saya mencoba untuk merenung.......memilah-memilah masalah yang sedang atau yang telah terjadi. Tanpa saya sadari, perjalanan saya berhenti sejenak. Saya mampir di sebuah warung rokok dan saya membeli permen Polo yang sudah menemani saya sejak masa sekolah dulu dan akhir-akhir ini susah mencarinya di mini mart dekat rumah.
Di tempat itu, saya menyadari satu hal.....sepertinya perjalanan ini memakan waktu yang lama. Tapi saya tidak tahu kenapa menjadi lama, saya tahu sekali daerah ini sejak dulu. Tapi saat itu saya tetap merasa, sepertinya waktu bergerak lambat.
Setelah itu, saya melanjutkan perjalanan. Saya melihat langit sudah mulai sedikit gelap dan saya sudah mulai mendekati daerah Pondok Pinang. Sesampainya di perempatan Pondok Pinang tersebut, saya menyeberang dan berhenti di samping Pondok Pinang Centre. Dan......saya sempat diam beberapa menit. Karena, saya baru sadar bahwa ada yang salah dengan saya. Ada yang tidak benar dalam pikiran saya dan hal itu yang menyebabkan saya secara otomatis melakukan perjalanan dari daerah TB Simatupang sampai ke Pondok Pinang dengan berjalan kaki. Dan perjalanan itu memakan waktu 45 menit........ 45 menit terlama yang pernah saya alami.
