Monday, May 11, 2009

Terima kasih untuk segala-galanya

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Hampir 2 bulan hubungan ini akhirnya berakhir... Keputusan ini memang keputusan yang tidak mudah....tapi waktu yang singkat ini berakhir karena sebuah sesuatu yang sangat fatal? Tidak tahu.....
Yang saya tahu, keputusan ini untuk kebaikan dirinya. Keinginannya untuk berkarir dan menikmati hidup di usia dia yang terpaut jauh dengan saya........saya tidak ingin menghalanginya. Sedangkan saya, tahap itu sudah saya lewati dan sudah memasuki tahap yang lebih jauh lagi. Saya tidak tega melihat dia tidak bahagia karena tidak bisa menikmati hidupnya di umur yang masih muda ini.
Di hari itu, saya mengatakan "Kita sebenarnya berada di satu jalur yang sama, tetapi mempunyai tujuan yang berbeda. Kamu masih ingin menikmati hidup yang baru kamu mulai, sedangkan aku sudah mencapai posisi ingin melalui hidup ini ke tahap yang lebih jauh lagi...."
Dan saya mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan ini atas dasar....saya tidak menemukan titik temu dari hubungan ini dan saya juga tidak ingin melihat dia tidak bahagia karena harus mengikuti kehendak saya, walaupun dia sendiri juga menyadari bahwa dia juga belum siap untuk sampai ke tahap yang lebih jauh lagi.

Dan....hubungan itu berakhir juga. Namun waktu yang saya lalui bersama dia, walaupun sangat singkat, sangat berkesan dan sangat membekas buat saya pribadi. Hal itu tidak bisa saya ingkari dan tidak terlupakan......

Terima kasih untuk segala-segalanya, waktu yang sangat singkat ini bukan berarti sebuah hubungan yang buruk. Namun sebuah hubungan yang sangat berkesan sekali. Sebuah kehormatan buat saya pernah menjadi bagian dari hidupnya dan saling berbagi satu sama lain.