Sunday, February 15, 2009

For My 'Nakama'


Saya menonton salah satu anime Jepang. Ceritanya sangat menarik. Kalau di lihat dari visualnya, mungkin seperti anime untuk anak-anak. Tapi kalau mengikuti ceritanya, maka menurut saya, anime ini masuk ke kategori anime untuk remaja dan dewasa. Karena terlalu banyak konflik cerita yang untuk anak-anak sendiri tidak akan mengerti.
Anime ini menceritakan tentang sekelompok bajak laut yang mengembara ke banyak tempat. Dan dari setiap perjalanan selalu bertemu dengan musuh-musuh baru dan teman-teman baru pula. Pada suatu ketika, mereka harus mencari tempat untuk memperbaiki kapal, karena kapal mereka sudah dalam keadaan yang sangat parah sekali.
Akhirnya mereka bersandar di sebuah pulau, di mana pulau tersebut merupakan tempat berkumpulnya para pengerajin kapal kelas dunia dan galangan kapal kelas dunia. Singkat cerita, salah satu dari anggota mereka menghilang tanpa jejak. Dan ternyata, dia di 'tangkap' oleh pihak pemerintah dunia yang menjadi 'polisi' dunia untuk menjaga keamanan laut. Selain di tangkap, dia juga di paksa untuk bekerjasama dengan pihak pemerintah. Namun dia meminta sebuah syarat, yaitu agar teman-temannya jangan di tangkap dan di bunuh. Syarat itu di terima. Dan dia pun melaksanakan tugas tersebut. Di tengah-tengah peristiwa itu, dia sempat bertemu dengan 2 orang temannya. Dia minta kepada kedua temannya itu untuk menyampaikan pesan kepada sang kapten agar jangan mencari dia karena jika mencarinya akibatnya akan sangat fatal sekali. Sang kapten tidak bisa menerima pesan yang di sampaikan oleh kedua temannya itu. Akhirnya, sang kapten memutuskan untuk mencari tahu langsung dari dia dengan cara memasuki wilayah yang akan menjadi medan pertempuran nantinya.
Kemudian, pertempuran itu terjadi atas dalang dari pihak pemerintah dunia. Dia juga ikut dalam pertempuran tersebut dan berencana untuk membunuh pimpinan wilayah daerah tersebut. Pada saat pertempuran itu terjadi, sang kapten bertemu dengan dia. Dan dia tetap mengatakan hal yang sama agar jangan mencarinya kembali. Sang kapten sangat terkejut. Belum sempat menanyakan kenapa dia seperti itu, sang kapten terkena serangan dari salah satu orang pemerintah itu, sehingga sang kapten terlempar jauh dari tempat kejadian. Setelah pertempuran demi pertempuran usai, dia di bawa oleh pihak pemerintah untuk ke suatu tempat dimana dia akan di adili dan di eksekusi karena telah menjadi buronan selama 20 tahun.
Situasi di daerah tersebut mulai kembali tenang, dan sang kapten sudah di temukan. Maka berkumpullah kelompok bajak laut untuk membicarakan masalah ini. Salah satu dari mereka telah mendapat informasi, kalau dia melakukan hal ini untuk melindungi kelompoknya dari kejaran pemerintah dunia. Setelah mendengarkan penjelasan tersebut, sang kapten akhirnya membuat keputusan. Yaitu, menyelamatkan dia dengan cara apapun.
Kelompok bajak laut ini akhirnya bergerak menuju tempat pengadilan tersebut akan berlangsung. Dan tempat tersebut merupakan salah satu pusat kekuatan pemerintah dunia. Setelah kelompok bajak laut ini sampai di sana, sang kapten beserta 5 temannya, mengobrak abrik tempat tersebut. Namun yang di cari tidak ketemu.
Sampai pada satu kejadian, sang kapten dan kelima teman-temannya tersebut sampai di salah satu pintu gerbang menuju gedung utama dimana dia berada. Karena situasi di tempat tersebut kacau balau akibat dari gempuran kelompok bajak laut itu, pimpinan dari pihak pemerintah itu muncul di teras bagunan utama beserta kelompoknya dan dia sendiri.
Dia sangat terkejut melihat kapten dan teman-temannya berdiri berjejeran jauh di depan dia. Dia masih mengatakan hal yang sama ke mereka untuk tidak mencarinya. Dan dia juga menceritakan latar belakang hidupnya yang sangat kelam. Tempat dimana dia dulu tinggal telah di bumi hanguskan oleh pihak pemerintah dunia karena telah menyimpan sebuah benda dan sebuah catatan sejarah yang sangat di larang oleh pemerintah dunia. Tidak ada satu pun yang selamat kecuali dia seorang. Sejak itu, dia menjadi buronan pemerintah di saat dia masih berumur 9 tahun. Setelah mendengarkan ceritanya, sang kapten tetap tidak peduli. Sang kapten mengatakan kepada dirinya bahwa tidak ada yang mengijinkan dia untuk keluar dari kelompok itu selain sang kapten sendiri. Mendengar ucapan sang kapten, dia langsung teringat pada sebuah kalimat yang di ucapkan seseorang yang dulu pernah menyelamatkannya dari penghancuran tempat tinggalnya dulu oleh pihak pemerintah ...."Someday, without any doubt, your Nakama will protect you without all cost". Setelah dia sadar bahwa dia tidak sendiri, akhirnya dia meminta kepada sang kapten untuk di selamatkan. Dan akhir cerita, dia kembali ke kelompoknya.
Mungkin setelah membaca tulisan ini akan bertanya-tanya, apa artinya Nakama itu. Kata Nakama berasal dari bahasa Jepang yang artinya bisa kolega, teman atau sahabat.
Pesan dari cerita ini adalah seorang teman atau sahabat tidak akan pernah meninggalkan atau mencelakakan temannya sendiri. Bahkan, seorang sahabat akan selalu membantu dengan tulus tanpa meminta imbalan apapun. Kadang kita suka lupa bahwa pentingnya seorang sahabat. Dia yang akan selalu mengingatkan kita, dia juga yang akan menjadi tempat untuk berkeluh kesah. Dan dia pun ikut berduka di saat temannya lagi berduka, begitu juga di saat temannya lagi senang, dia pun ikut senang.

Well...... are you my Nakama?

No comments: